Perbandingan pipa pembuangan bawah tanah HDPE dengan pipa konkrit

1.Diameter pipa antara DN600-DN1600, rasio harga satuan komprehensif dengan diameter yang sama antara pipa HDPE dengan pipa konkrit/semen adalah 1:1.3.
2.Kapasitas aliran HDPE 1.3 kali dari pipa konkrit/semen. Misalnya jika menggunakan pipa konkrit/semen diameter DN800, maka pipa HDPE hanya perlu menggunakan diameter DN700(800/1.3).
3.Penyambungan HDPE yang sederhana dan cepat, meningkatkan kemajuan konstruksi. Dalam kondisi normal, hanya membutuhkan 30% dari waktu konstruksi pipa konkrit/semen sehingga menghemat biaya konstruksi.
4.Standar panjang pipa HDPE adalah 6 meter, semuanya diproduksi menggunakan bahan baku HDPE, ringan sehingga menurunkan penggunaan peralatan mekanis.
5.Koefisien kemiringan pipa HDPE dan area kerja kecil, penyambungan pipa dapat dilakukan di atas tanah, sehingga penggalian parit dapat dikurangi lebih dari 30% dan sangat menghemat biaya teknis.
6.Pipa HDPE dapat beradaptasi dengan struktur tanah yang tidak rata seperti pondasi lunak, dan alur/parit pipa tidak memerlukan pondasi dasar.
7.Masa pemakaian pipa HDPE lebih dari 50 tahun, masa pemakaian sistem pipa juga lebih dari 50 tahun, 2.5 kali lipat dari masa pemakaian pipa konkrit secara teori, pada dasarnya merupakan keuntungan jangka panjang dalam sekali berinvestasi.
Source : PT Shuanglin Pipe Indonesia
Upload by Evi, PT Shuanglin Pipe Indonesia
